KETIKA DENTUMAN MENJADI PERSOALAN BERSAMA Sound Horeg, Fatwa MUI Jawa Timur, dan Dinamika Komunikasi Publik serta Persepsi Masyarakat
Rp. 65.000
Penulis: Ali Murtadlo
Panjang: 23
Lebar: 14
Halaman: 239
ISBN: 00
Sinopsis:
Ketika dentuman sound horeg menggema di tengah masyarakat, yang terdengar bukan sekadar suara, tetapi juga beragam persepsi, kepentingan, nilai, dan perdebatan. Bagi sebagian orang, sound horeg merupakan bentuk hiburan, ekspresi budaya, ruang kreativitas, sekaligus sumber penghidupan. Namun, bagi sebagian lainnya, suara yang berlebihan dapat mengganggu kenyamanan, ketertiban, dan kehidupan sosial. Perbedaan pemaknaan inilah yang menjadikan sound horeg berkembang menjadi persoalan bersama yang menarik untuk dikaji dari perspektif sosial dan keagamaan. Buku Ketika Dentuman Menjadi Persoalan Bersama mengulas fenomena tersebut melalui perspektif fatwa MUI, komunikasi publik, persepsi masyarakat, kemaslahatan, serta Elaboration Likelihood Model (ELM). Pembahasan mengajak pembaca memahami bagaimana fatwa dikomunikasikan, bagaimana pesan keagamaan diproses, serta mengapa masyarakat dapat memberikan respons yang berbeda terhadap isu yang sama. Dengan pendekatan ilmiah-populer, buku ini menghadirkan refleksi mengenai pentingnya komunikasi publik yang efektif dan dialogis dalam menghadapi persoalan sosial-keagamaan di tengah masyarakat.








