EKOTEOLOGI KRISTEN DAN PENATALAYANAN CIPTAAN Memaknai Mandat Kejadian 2:15 dalam Perspektif Gereja dan Krisis Ekologis
Rp. 65.000
Penulis: Marsi Bombongan Rantesalu, Sance Mariana Tameon, Abdonia Tanoen
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 155
ISBN: 00
Sinopsis:
Buku Ekoteologi Kristen dan Penatalayanan Ciptaan: Memaknai Mandat Kejadian 2:15 dalam Perspektif Gereja dan Krisis Ekologis membahas hubungan antara iman Kristen, manusia, dan alam dalam terang tanggung jawab menjaga keutuhan ciptaan Allah. Berangkat dari mandat “mengusahakan dan memelihara” dalam Kejadian 2:15, buku ini menguraikan pemahaman ekoteologi Kristen yang menempatkan manusia sebagai penatalayan (steward) ciptaan, bukan sebagai penguasa yang bebas mengeksploitasi lingkungan. Pembahasan mencakup teologi penciptaan, perkembangan pemikiran ekoteologi, spiritualitas ekologis, hermeneutika ekologis, serta pemaknaan lingkungan sebagai bagian dari karya Allah yang harus dihargai dan dijaga. Melalui perspektif gereja dan Pendidikan Agama Kristen, buku ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian integral dari kehidupan iman dan pelayanan Kristen. Krisis ekologis yang dihadapi dunia menjadi panggilan bagi gereja untuk menghadirkan transformasi melalui pendidikan, pelayanan, dan tindakan nyata dalam menjaga ciptaan. Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa merawat alam bukan hanya bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga wujud ketaatan kepada Allah dan kesaksian iman dalam menghadirkan kehidupan yang berkelanjutan bagi seluruh ciptaan.








