KECEMASAN IBU HAMIL REMAJA DALAM BINGKAI TRADISI BUDAYA
Rp. 65.000
Penulis: Bdn. Lukmi Wulandari, S.Tr.Keb., M.Keb, Bdn. Fredlina Rossa Balindra, S.Keb., M.Keb, Dewi Kartika Sari, S.S.T.Keb., Bd., M.Gizi., M.Keb, Nahdiyatul Mukaromah, S.Tr.Keb, M.Keb
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 95
ISBN: 00
Sinopsis:
Buku ini lahir dari kegelisahan sederhana: mengapa seorang ibu hamil remaja bisa terlihat baik-baik saja di ruang periksa, padahal di malam hari ia menangis sendirian karena takut menghadapi persalinan? Melalui penelitian fenomenologi deskriptif yang melibatkan sepuluh ibu hamil remaja, sepuluh informan triangulasi suami/keluarga, dan tiga bidan di tiga wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Gresik, buku ini menelusuri lima tema yang saling terjalin: kecemasan yang bercampur dengan kebahagiaan, negosiasi diam-diam dengan pantangan leluhur, dukungan keluarga yang berlapis makna, relasi kuasa yang tersembunyi di balik keputusan sehari-hari, dan layanan kesehatan yang bisa menenangkan sekaligus—tanpa disadari—menambah beban psikologis. Dua temuan menjadi inti kontribusi buku ini: pertama, terungkapnya kesenjangan antara apa yang dirasakan ibu hamil remaja dengan apa yang terlihat oleh tenaga kesehatan; kedua, bahwa kepatuhan terhadap tradisi kehamilan ternyata lebih banyak digerakkan oleh rasa hormat kepada orang tua, bukan oleh keyakinan penuh terhadap kebenarannya. Bagi mahasiswa kebidanan, dosen, peneliti, dan tenaga kesehatan, buku ini menawarkan lebih dari sekadar data ia mengajak pembaca untuk mendengarkan lebih dalam, memahami lebih sabar, dan mendampingi dengan cara yang menghormati baik ilmu pengetahuan maupun kearifan lokal.








