SEJARAH OLAHRAGA Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia
Rp. 65.000
Penulis: Zakaria, S.Pd., M.Pd., AIFO-P
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 204
ISBN: 00
Sinopsis:
Jabatan sebagai guru pendidikan jasmani dan olahraga merupakan profesi yang mulia dengan tanggung jawab yang sangat besar dalam membentuk generasi muda. Dalam melaksanakan tugasnya, seorang guru pendidikan jasmani tidak hanya dituntut untuk mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga harus memahami kajian sejarah olahraga, khususnya yang berkaitan dengan olahraga dan permainan tradisional Indonesia, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan identitas peserta didik. Sejarah olahraga dan permainan tradisional Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah manusia. Keberadaan olahraga sejak awal peradaban manusia menunjukkan bahwa aktivitas fisik selalu berperan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia, seperti bertahan hidup, mengembangkan kemampuan fisik, dan membangun interaksi sosial. Permainan tradisional yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia juga mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi, termasuk kerja sama, sportivitas, disiplin, kreativitas, serta penghormatan terhadap norma dan tradisi masyarakat setempat. Memahami sejarah olahraga dan permainan tradisional Indonesia memberikan wawasan yang mendalam tentang asal-usul, perkembangan, serta makna dari setiap aktivitas olahraga. Pengetahuan ini membantu guru untuk menyusun metode pembelajaran yang relevan, kreatif, dan kontekstual, sehingga kegiatan pendidikan jasmani tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat identitas budaya, dan menanamkan nilai-nilai sosial yang positif pada peserta didik. Dengan demikian, integrasi kajian sejarah olahraga dan permainan tradisional Indonesia ke dalam pendidikan jasmani menjadi sangat penting. Pemahaman ini memungkinkan guru melaksanakan tugasnya secara efektif dan bijaksana, sekaligus berperan dalam melestarikan warisan budaya bangsa. Melalui kegiatan olahraga yang sarat nilai budaya, peserta didik tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya, dan siap untuk berkontribusi dalam membangun desa menata kota.








